Monday, May 7, 2018

Kapan Awal Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H / 2018 M


Pada tahun 2018 ini mayoritas Umat Islam di Indonesia diprediksi akan melaksanakan Awal Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H secara kompak bersamaan. Hal ini terjadi karena Pemerintah RI dalam hal ini Kementrian Agama Republik Indonesia beserta seluruh Ormas Islam di bawah naungannya (termasuk NU dan Muhammadiyah sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia), diprediksi akan kompak dalam penentuan Awal Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H / 2018 M, yaitu :

          Awal Puasa Ramadhan 1439 H     : Kamis, 17 Mei 2018 M
          Idul Fitri / 1 Syawal 1439 H         : Jumat, 15 Juni 2018 M
          Jumlah Hari Berpuasa                   : 29 Hari.

Hal ini berdasarkan hasil perhitungan sebagai berikut : *)

Awal Ramadhan 1439 H
     Ijtimak akhir bulan Sya'ban      : Selasa, 16 Mei 2018 M jam 18.41WIB
     Tinggi hilal malam Rabu          : -0,72 derajat
     Tinggi hilal malam Kamis        : 12,17 derajat
     Tanggal 1 Ramadhan                : Kamis, 17 Mei 2018 M

Idul Fitri / 1 Syawwal 1439 H
     Ijtimak akhir bulan Ramadhan  : Kamis,14 Juni 2018 M jam 02.38 WIB
     Tinggi hilal malam Jumat          : 7,98 derajat
     Tanggal 1 Syawwal                    : Jumat, 15 Juni 2018 M

Penjelasan Perhitungan Awal Puasa Ramadhan

Berdasarkan hasil perhitungan untuk awal Ramadhan 1439 H di atas. Tinggi hilal pada malam Rabu -0,72 derajat, artinya pada saat matahari terbenam, hilal berada di bawah ufuk, dengan kata lain hilal belum wujud dan pastinya tidak akan bisa dirukyat/dilihat. Baru pada malam Kamis nya tinggi hilal 12,17 derajat, artinya hilal sudah wujud dan sudah melebihi batas minimal 2 derajat untuk bisa dirukyat. Dengan demikian, awal Ramadhan 1439 H adalah Hari Kamis, 17 Mei 2018 M.

Penjelasan Perhitungan Hari Raya Idul Fitri

Berdasarkan hasil perhitungan untuk penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1436 H di atas, tinggi hilal pada malam Jumat 7,98 derajat, artinya hilal sudah wujud dan bisa dirukyat karena telah melebihi batas minimal 2 derajat, jadi Hari Raya Idul Fitri 1439 H jatuh pada Hari Jumat, 15 Juni 2018 M.

Kenapa Masih Ada Jamaah Yang Berbeda?

Adanya jamaah yang masih berbeda dalam penentuan Awal Puasa Ramadhan dan Idul Fitri seperti yang sering kita lihat di TV, adalah karena metode perhitungan yang mereka gunakan merupakan metode hisab lama (tidak pernah di-update di lapangan) yang sudah tidak sesuai lagi dengan realita pergerakan matahari dan bulan pada saat ini.

Walloohu a'lam Bishshowaab.



-------------------------------

*) Hasil Hisab Lajnah Falakiyah Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo Kota Kediri Jawa Timur, dengan berdasarkan Imkanurrukyah untuk lokasi Jakarta (106.82'BT dan 6.18'LS)


2 comments:

  1. Maaf ya Pak Ayip Bunyamin, Hisab Awal Ramadhan 1439 H Masih ada yg Salah. Yang Benar, Bapak Lihat saja Hasil Perhitungan nya dibawah ini:
    Awal Ramadhan 1439 H
    Ijtimak akhir bulan Sya'ban : Selasa, 15 Mei 2018 M jam 18.41 WIB
    Tinggi hilal malam Rabu : -0,12 derajat
    Tinggi hilal malam Kamis : 12,47 derajat
    Tanggal 1 Ramadhan : Kamis, 17 Mei 2018 M

    Idul Fitri / 1 Syawwal 1439 H
    Ijtimak akhir bulan Ramadhan : Kamis,14 Juni 2018 M jam 02.38 WIB
    Tinggi hilal malam Jumat : 7,98 derajat
    Tanggal 1 Syawwal : Jumat, 15 Juni 2018 M.
    Jadi Kesalahan Bapak di Angka Ketinggian Hilal. Seharusnya Tinggi Hilal Malam Rabu Bukan -0,72 derajat, tetapi yg benar -0,12 derajat. Sedangkan Tinggi Hilal Malam Kamis Bukan 12,17 derajat, tetapi Kenyataan nya Lebih Tinggi Dari ITU YAITU Benar nya 12,47 derajat..!

    ReplyDelete
  2. Coba Sekarang Bapak Posting Ulang lagi Artikel yg Sama tentang Awal Puasa Ramadhan Dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H / 2018 M dengan Hisab atau Perhitungan yg Sesuai dengan Postingan Saga Barusan. HARUS SAMA PERSIS!!! Awas kalau Kagak Sama Sesuai Postingan Saya!! Mudah kok, Tinggal di Salon saja... Bapak Cepat Buat Sekarang! Saya Tunggu 5 Menit lagi, HARUS Sudah Diposting Ulang!!

    ReplyDelete