Pages

Monday, June 18, 2018

Kapan Hari Raya Idul Adha 1439 H / 2018 M ?


Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban selalu dilaksanakan pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pada tahun 2018 ini Hari Raya Idul Adha 1439 H bertepatan dengan Hari Rabu, 22 Agustus 2018.

Suasana Hari Raya Idul Adha 1439 H akan terasa kompak karena dua ormas Islam terbesar di Indonesia yaitu NU dan Muhammadiyah diprediksi akan menetapkan hari yang sama sebagai Hari Raya Idul Adha 1439 H. Walaupun metode penentuan awal bulan berbeda antara NU dan Muhammadiyah, NU menggunakan Metode Rukyaul Hilal bil Fi’li dan Muhammadiyah menggunakan Metode Wujudul Hilal, tapi hasil perhitungan dari kedua metode tersebut akan sama-sama menyatakan bahwa hilal belum terlihat / belum wujud.

Hal ini berdasarkan hasil perhitungan sebagai berikut : *)

     Ijtimak akhir Dzulqa’dah      : Sabtu, 11 Agustus 2018 M jam 16.51WIB
     Tinggi hilal malam Ahad      : -0,60 derajat
     Tinggi hilal malam Senin     : 13,25 derajat
     Tanggal 1 Dzulhijjah            : Senin, 13 Agustus 2018 M
     Tanggal 10 Dzulhijjah          : Rabu, 22 Agustus 2018 M

Penjelasan :
Berdasarkan hasil perhitungan di atas, setelah ijtimak, tinggi hilal pada malam Ahad -0,60 derajat, artinya hilal belum wujud dan belum bisa dirukyat, jadi tanggal 1 Dzulhijjah 1439 H bertepatan dengan Hari Senin, 13 Agustus 2018 M. Dengan demikian tanggal 10 Dzulhijjah atau Hari Raya Idul Adha 1439 H jatuh pada Hari Rabu, 22 Agustus 2018 M.

Kenapa Masih Ada Jamaah Yang Berbeda?
Adanya jamaah yang masih berbeda dalam penentuan Awal Puasa Ramadhan dan Idul Fitri seperti yang sering kita lihat di TV, adalah karena metode perhitungan yang mereka gunakan merupakan metode hisab lama (tidak pernah di-update di lapangan) yang sudah tidak sesuai lagi dengan realita pergerakan matahari dan bulan pada saat ini.

Walloohu a'lam Bishshowaab.


-------------------------------

*) Hasil Hisab Lajnah Falakiyah Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo Kota Kediri Jawa Timur, dengan berdasarkan Imkanurrukyah untuk lokasi Jakarta (106.82'BT dan 6.18'LS)

Monday, May 7, 2018

Kapan Awal Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H / 2018 M


Pada tahun 2018 ini mayoritas Umat Islam di Indonesia diprediksi akan melaksanakan Awal Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H secara kompak bersamaan. Hal ini terjadi karena Pemerintah RI dalam hal ini Kementrian Agama Republik Indonesia beserta seluruh Ormas Islam di bawah naungannya (termasuk NU dan Muhammadiyah sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia), diprediksi akan kompak dalam penentuan Awal Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H / 2018 M, yaitu :

          Awal Puasa Ramadhan 1439 H     : Kamis, 17 Mei 2018 M
          Idul Fitri / 1 Syawal 1439 H         : Jumat, 15 Juni 2018 M
          Jumlah Hari Berpuasa                   : 29 Hari.

Hal ini berdasarkan hasil perhitungan sebagai berikut : *)

Awal Ramadhan 1439 H
     Ijtimak akhir bulan Sya'ban      : Selasa, 16 Mei 2018 M jam 18.41WIB
     Tinggi hilal malam Rabu          : -0,72 derajat
     Tinggi hilal malam Kamis        : 12,17 derajat
     Tanggal 1 Ramadhan                : Kamis, 17 Mei 2018 M

Idul Fitri / 1 Syawwal 1439 H
     Ijtimak akhir bulan Ramadhan  : Kamis,14 Juni 2018 M jam 02.38 WIB
     Tinggi hilal malam Jumat          : 7,98 derajat
     Tanggal 1 Syawwal                    : Jumat, 15 Juni 2018 M

Penjelasan Perhitungan Awal Puasa Ramadhan

Berdasarkan hasil perhitungan untuk awal Ramadhan 1439 H di atas. Tinggi hilal pada malam Rabu -0,72 derajat, artinya pada saat matahari terbenam, hilal berada di bawah ufuk, dengan kata lain hilal belum wujud dan pastinya tidak akan bisa dirukyat/dilihat. Baru pada malam Kamis nya tinggi hilal 12,17 derajat, artinya hilal sudah wujud dan sudah melebihi batas minimal 2 derajat untuk bisa dirukyat. Dengan demikian, awal Ramadhan 1439 H adalah Hari Kamis, 17 Mei 2018 M.

Penjelasan Perhitungan Hari Raya Idul Fitri

Berdasarkan hasil perhitungan untuk penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1436 H di atas, tinggi hilal pada malam Jumat 7,98 derajat, artinya hilal sudah wujud dan bisa dirukyat karena telah melebihi batas minimal 2 derajat, jadi Hari Raya Idul Fitri 1439 H jatuh pada Hari Jumat, 15 Juni 2018 M.

Kenapa Masih Ada Jamaah Yang Berbeda?

Adanya jamaah yang masih berbeda dalam penentuan Awal Puasa Ramadhan dan Idul Fitri seperti yang sering kita lihat di TV, adalah karena metode perhitungan yang mereka gunakan merupakan metode hisab lama (tidak pernah di-update di lapangan) yang sudah tidak sesuai lagi dengan realita pergerakan matahari dan bulan pada saat ini.

Walloohu a'lam Bishshowaab.



-------------------------------

*) Hasil Hisab Lajnah Falakiyah Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo Kota Kediri Jawa Timur, dengan berdasarkan Imkanurrukyah untuk lokasi Jakarta (106.82'BT dan 6.18'LS)